Selasa, 29 November 2011

Sejarah perhotelan

Sejarah

Hotel mulai dikenal sejak permulaan abad masehi, dengan adanya usaha penyewaan kamar untuk orang yang melakukan perjalanan. Hotel sebagaimana jenis akomodasi lain berasal dari kata “Inn” yang dapat diartikan sebagai usaha menyewakan sebagian dari rumahnya kepada orang lain yang memerlukan kamar untuk menginap. Pada umumnya kamar yang disewakan dihuni oleh beberapa orang secara bersama-sama.hotel juga melayanin jasa bagi mereka yang melakukan perjalanan karena sudah larut malam terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan nya.
Kemudian zaman semakin maju maka terdapat berbagai peningkatan dengan menambahkan fasilitas penyediaan bak air untuk mandi yang kemudian disusul dengan penyediaan makanan dan minuman walaupun masih dalam tahap yang sangat sederhana. 

The Tremont House adalah Hotel yang pertama yang memberikan pendidikan dan menyeleksi karyawannya untuk lebih meningkatkan mutu dalam upaya memberikan pelayanan yang memuaskan kepada tamunya. Pada saat itu hotel belum menyediakan layanan kamar mandi dan pendingin atau penghangat untuk setiap kamarnya. Saat sekarang ini hal tersebut sudah menjadi suatu keharusan. Setelah 20 tahun beroperasi hotel ini kemudian ditutup untuk diperbarui. Tidak disangsikan lagi bahwa keberasilan the Tremont telah mendorong lahirnya hotel-hotel baru yang kemudian saling bersaing dalam meningkatkan mutu baik pelayanannya maupun fasilitas fasilitasnya.

pada abad ke - 20 hotel mulai merubah secara pesat dengan memperkenalkan hotel - hotel kelas menengah yang tidak begitu mewah dan mahal bagi wisatawan .dengan ciri laebih mengutamakan kepraktisan . 
di tahun 1945 telah banyak didirikan hotel besar berskala internasional, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Semarang, Yogyakarta, dan lain-lainnya. dan sampai sekarang pun hotel sangant berkembang pesat dan banyak bermunculan hotel hotel kelas atas seperti kelas diamond atau di sebut bintang lima . 

Management 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar